Posted by: mimoe on: October 23, 2008
Sebuah kisah yang mengharukan, segelas susu menyelamatkan 2 nyawa! Mari kita nikmati bersama kisah yang menyentuh sanubari ini.

Seorang pelajar yang miskin, namanya Howard Kerry, demi membayar uang kuliah, ia memasarkan barang dagangannya dari rumah ke rumah. Menjelang malam, ia merasakan perutnya sudah minta diisi, namun di sakunya hanya tersisa sekeping uang receh. Lalu ia membulatkan tekad, saat tiba di rumah berikutnya, ia akan meminta makan.
Namun ketika seorag gadis berparas cantik membukakan pintu, ia malah kehilangan keberanian. Ia tidak berani meminta makan, hanya minta segelas air. Sang gadis tahu kalau ia lapar, lalu ia mengambil segelas besar susu segar. Dengan tenang ia menghabiskan susu itu, lalu bertanya, “Berapa yang harus saya bayar ?”
Namun, jawaban gadis cantik itu adalah : “Kau tidak hutang sepersen pun padaku. Ibu memberitahu kami, jangan meminta balas jasa karena kebaikan.” Lalu ia menjawab : “Kalau begitu saya hanya bisa mengucapkan terimakasih sedalam-dalamnya,” ketika Howard Kerry meninggalkan tempat itu, bukan saja ia merasa badannya menjadi lebih sehat, bahkan keyakinan terhadap orang juga bertambah kuat. Ternyata ia sudah terperosok ke dalam keputus-asaan, dan sudah berniat mencampakkan segalanya, kini keyakinannya kembali bangkit. Belakangan ia bekerja keras, dan berhasil menjadi seorang dokter spesialis.
Beberapa tahun kemudian, gadis belia itu sakit dalam kondisi kritis. Ketika dokter sudah tak berdaya. Keluarganya membawanya ke rumah sakit di kota, untuk meminta ahli terkait memeriksa penyakitnya yang aneh. Akhirnya mereka memanggil Doker Howard Kerry untuk mendiagnosanya. Ketika Howard mengetahui pasien adalah orang dari suatu kota yang pernah ia singgahi, sinar matanya seketika menjadi berbinar. Ia pun segera mengenakan jubah dokternya dan ke kamar pasien. Melihat pasien itu sang dokter langsung mengenalinya.
Ia segera kembali ke ruang diagnosa, dan bertekad semaksimal mungkin untuk menyelamatkan nyawa gadis itu. Sejak itu, ia secara khusus mengamati keadaan penyakit gadis itu. Setelah berjuang cukup lama, akhirnya ia dapat hidup kembali dari renggutan maut, dan memenangi melawan penyakit gawatnya.
Terakhir, bagian administrasi mengantar rekening biaya rumah sakit kepada Dokter Howard, untuk meminta tanda tangannya. Sang dokter memandang sejenak rekening tagihan itu, kemudian menulis beberapa huruf di pinggir rekening tersebut, lalu menyerahkan rekening itu ke kamar pasien. Dia (pasien) tidak berani membuka rekening tagihan itu, sebab ia yakin, perlu seumur hidupnya baru dapat melunasi biaya pengobatannya. Namun, akhirnya ia membukanya juga, dan sesuatu yang tampak di pinggr rekening itu menarik perhatiannya. Ia melihat sebait kalimat : “Segelas susu segar cukup melunasi semua biaya pengobatan!”
Tertanda : Dokter Howard Kerry.
January 28, 2010 at 2:43 am
Kalau ada kisah yang berkaitan umat Islam alangkah baiknya..